Konawe Selatan – ” Menurut keterangan dari pihak keluarga bahwa korban sudah lama menderita sakit asma dan hipertensi dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi ” terang Kapolsek Mowila IPTU Herman Eka Purnama, SH, MH. Kamis ( 17/ 4/ 2025 ).
Rabu, ( 16 / 4 / 2024 ) sekira pukul 17.30 Wita Kapolsek Mowila IPTU Herman Eka Purnama, SH, MHÂ bersama personelnya mendatangi TKP ( Tempat Kejadian Perkara ) penemuan mayat di Desa Pudahoa Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan ( Konsel ). Kapolsek Mowila mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari warga masyarakat tentang adanya penemuan mayat.
” Usai mendapat laporan dari warga, kami dan pihak medis Puskesmas Mowila mendatangi TKP dan melakukan olah TKP” kata Herman.
Dalam penjelasannya, Herman mengatakan bahwa mayat yang diketemukan berjenis kelamin laki laki dengan identitas nama Amirudin ( 75 ). Ia juga mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan saksi saksi dan pihak keluarga , diketahui bahwa korban mengidap penyakit Asma dan hipertensi.
” Dari keterangan saksi saksi dan pihak keluarga, almarhum Amirudin telah lama mendigap penyakit asma dan hipertensi ” ujarnya.
Kapolsek Mowila juga mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan medis oleh Puskesmas Mowila , korban diperkirakan meninggal sejak 4 hari .
” Dari hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan meninggal 4 hari yang lalu dan baru diketemukan pada hari Rabu siang oleh pihak keluarganya dalam keadaan telah membusuk ” jelas Kapolsek Mowila.
Selain itu, Herman juga menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan oleh pihak medis , tidak diketemukan adanya tanda tanda kekerasan terhadap almarhum Amirudin.
Kapolsek Mowila IPTU Herman Eka Purnama, SH, MH mengatakan bahwa pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban dan menerima kejadian tersebut adalah musibah.
” Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, dan penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditanda tangani oleh pihak keluarga ” tukas Herman
Sumber : Polsek Mowila – Polres Konsel